Semoga kesejahteraan untukmu, wahai penduduk kampung (Barzakh) dari orang-orang mukmin dan muslim. Sesungguhnya kami –insya Allah- akan menyusul kalian. Aku sangat ingin kita dapat melihat saudara-saudara kita. Para Shahabat Radhiallahu’anhum bertanya, “Bukankah kami saudara-saudara engkau, yaa Rasulullah?” Beliau Shallallahu’alaihi wasallam menjawab, “Kalian adalah para shahabatku dan saudara-saudaraku yang akan datang setelahku.” Mereka bertanya, “Bagaimana engkau bisa mengenali orang-orang yang datang setelah engkau wahai Rasulullah?” Beliau Shallallahu’alaihi wasallam menjawab, “Bagaimana pendapatmu kalau seandainya ada seorang laki-laki yang memiliki kuda yang bersinar dahinya di antara kerumunan kuda hitam, bukankah dia akan mengenalinya?” Mereka menjawab, “Tentu wahai Rasulullah!” Beliau Shallallahu’alaihi wasallam berkata, “Sesungguhnya mereka akan datang dalam keadaan bersinar anggota badannya bekas air wudhu, dan aku mendahului kalian di telagaku. ketahuilah! Sungguh akan ada beberapa laki-laki yang akan dihalau (dihalangi dan diusir) dari mendatangi telagaku sebagaimana dihalaunya unta yang tersesat, aku panggil mereka, “kemarilah…!” Maka ada yang mengatakan, “Sesungguhnya mereka telah menganti agama setelahmu” Maka aku katakan, “Menjauhlah, menjauhlah…!” (Muttafaqun Alaih)