Puas Dengan Pemberian Allah, Maka Akan Diberi Kecukupan
diriwayatkan dari Hakim bin Hizam : Nabi Muhammad Saw pernah bersabda, "tangan yang diatas lebih baik dari tangan yang dibawah. seseorang harus mendahulukan memberi kepada orang yang menjadi tanggungannya. dan selengkapnya
agar Di terimanya Do'a
Rosulullah SAW Bersanda : " pasti Akan diterima Do’amu Selama tidak tergesa-gesa Yaitu orang yang berkata Aku telah berdo’a tapi tidak dikabulkan"
Anas RA berkata : Bersabda Rosululloh SAW : selengkapnya
Keadaan Orang Yang Menyombongkan diri di akherat
“Orang-orang sombong dikumpulkan pada hari kiamat layaknya semut merah berbentuk manusia, mereka diliputi kerendahan dari segala tempat, mereka digiring ke penjara Jahannam yang bernama: “BULAS”diatas mereka kotoran penduduk neraka, diberi selengkapnya
Anjuran shalat Dhuha
Nabi Muhammad SAW bersabda :
“ Sesungguhnya di Surga itu ada pintu yang disebut pintu Dhuha, maka tatkala di hari Kiamat nanti ada panggilan khatib : “ Siapakah orang yang suka selengkapnya
Tawakal
Dari Umar bin Khotob radiyallahu’anhu, Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Andaikan kalian tawakal kepada Allah dengan sebenarnya niscaya Allah akan memberi rizki kepada kalian seperti memberi rizki kepada burung. selengkapnya
022-2007955
cottage.daarul.jannah@gmail.com
Mutiara Hadist
mintalah nasehat pada hatimu
Dari An Nawas bin Sam’an radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Kebajikan itu keluhuran akhlaq sedangkan dosa adalah apa-apa yang dirimu merasa ragu-ragu dan kamu tidak suka jika orang lain mengetahuinya”. (HR. Muslim)
Dan dari Wabishah bin Ma’bad radhiyallahu anhu, ia berkata : “Aku telah datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, lalu beliau bersabda : ‘Apakah engkau datang untuk bertanya tentang kebajikan ?’ Aku menjawab : ‘Benar’. Beliau bersabda : ‘Mintalah fatwa dari hatimu. Kebajikan itu adalah apa-apa yang menentramkan jiwa dan menenangkan hati dan dosa itu adalah apa-apa yang meragukan jiwa dan meresahkan hati, walaupun orang-orang memberikan fatwa kepadamu dan mereka membenarkannya”. (HR. Imam Ahmad bin Hanbal dan Ad-Darimi, Hadits hasan)
[Imam Ahmad bin Hanbal no. 4/227, Ad-Darimi no. 2/246]